Cinta

Senin, 14 Januari 2013 14:52:42 - by : Iwan Muhaimin
print send pdf

From: Untung Iskandar T.
Sent: Tuesday, June 01, 2004 3:45 PM

Subject: Fw: [daarut-tauhiid] Mencintai Dengan Sederhana

 

Mencintai Dengan Sederhana
Ini bukan judul sinetron, bukan judul novel ataupun cerpen, tapi sebuah renungan sederhana tentang rasa, hati dan akal kita merespon sebuah kata cinta. Cinta menjadi kata yang menarik saat kita dengar atau kita baca, karena biasanya kita reflek mengasumsikan kata cinta dengan hubungan laki-laki dan perempuan, walaupun kita juga paham bahwa kata cinta tak
sebatas itu... terlepas dari berbagai intrepretasi apapun tentang cinta, selalu ada hal yang menarik bicara tentang hal yang satu ini.

Cinta adalah anugerah terindah dari Allah untuk setiap makhluknya. Jika kita hanya berpikir bahwa cinta diberikan untuk manusia saja, sepertinya pandangan kita keliru. Allah menurunkan rasa cinta atau kasih sayang kepada semua makhluk, tak terkecuali hewan dan tumbuhan. Walaupun hewan dan tumbuhan tidak mempunyai akal untuk mengejawantahkan rasa cinta. Namun jika perhatikan bunga tidak mekar dengan sendirinya, anak kucing tidak menjadi
mekar dengan serta merta, ada kerjasama yang unik antara tanah, air dan peranan manusia untuk merawat, agar bunga mekar bersemi indah.

Ada sebentuk  kasih dari sang induk kucing tatkala anaknya lahir, belalaiannya, pelukannya, jilatan lidahnya... tanpa kasih sayang, tak mungkin semua unsur alam berpadu dengan sempurna, tanpa kasih sayang tak mungkin keharmonisan itu tercipta... Subhanallah! Indah sekali episode yang disuguhkan Allah lewat tumbuhan dan hewan.

Dengan kasih sayang dan cinta setiap bentuk keindahan itu terwujud. Saya sempat merenung cukup lama, menyadari bahwa kasih sayang saya untuk orang-orang di sekitar saya yang paling dekat belum seindah maknanya. Kerap perselisihan kecil menimbulkan kebencian dan rasa sakit hati. Kadangkala kecewa merajai hati dan tertutup keinginan untuk kembali bercanda ataupun
bercengkrama... Masya Allah!

Sudahkah saya memposisikan cinta yang saya punya dengan benar? Sudahkan rasa sayang yang saya miliki berjalan pada koridor yang tepat? Sudah pulakah Allah menjadi prioritas utama di atas segala prioritas yang lain untuk saya cintai setulus hati?

Sahabatku... jangan pernah berpikir mencintaiNya adalah sesuatu yang sulit, dan hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu saja... kita hanya butuh tekad dan niat yang kuat, juga strategi untuk mencapai cintaNya.

Ada sebuah langkah sederhana untuk menata hati menujunya. yaitu, libatkan Allah dalam aktivitas kita sehari-hari. Mulai bangun pagi hingga tidur kembali...tahajud, shalat shubuh dan tilawah Qur an adalah sebuah awal menuju tempat aktivitas, baik dengan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum siapkan semua indera kita untuk me-rasa-i dan melihat segala kejadian.

Angkot adalah salah satu tempat yang cukup efektif untuk melihat kebesaran Allah. Para penumpang dihadapan kita atau disamping kita adalah salah satu ciptaan Allah yang bisa memberi perenungan-dalam untuk sebuah keyakinan.

Perhatikan saja salah satu anggota badan, misal hidung. Lihatlah, betapa bentuk hidung setiap orang amat pas, Allah pasangkan dengan anggota wajah yang lain. Subhanallah!

Nikmati perjalanan dengan hati yang riang, langkahkan kaki menuju tempat aktivitas dengan langkah dzikir. Rasakan semilir angin pagi, segarnya pepohonan yang ribun dengan daun-daunnya. Hirup udara sepuas-puasnya. Dan, ber-hamdalah adalah akhir pagi itu. Pagi terlewti dengan pikiran yang tenang, tubuh yang rileks dan hati yang dipenuhi dzikir...

Bukanlah Allah hadir di aktivitas kita saat itu? Siang, sore, malam... kita bisa percaya diri untuk melewatinya dengan Allah di samping kita.

MencintaiNya ternyata tidak begitu rumit, sangat sederhana, dengan hal-hal kecil yang terjadi di sekeliling kita, dan berproses menuju hal-hal besar seiring dengan pemahaman keilmuan kita, dan waktu akan terus menumbuhkan rasa cinta kita kepadaNya. Mencintai dengan sederhana...

Mari kita mulai saat ini...! Insya Allah... Walahu alam Bishawab. (dari seorang Sahabat -dpanz-)

  

===================================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
===================================================================

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tags : ilmu

More :

0 Respon to "Cinta"

Comment visitor

Name* :
Email* :
Website :
Comment* :
Caphca* :
   
   

Kontak •  Berita •  Lowongan •  Gallery •  Al-Quran Online •  Peta Situs •  RSS